Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Jun 2025

Presiden Prabowo Tegaskan Penyederhanaan Regulasi untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Nasional


					Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/06/25). FOTO: istimewa Perbesar

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/06/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Presiden Republik Indonesia, , menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan melalui penyederhanaan regulasi dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal itu disampaikan saat membuka (ICI) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/06/25).

Konferensi yang ditutup secara resmi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/), Nusron Wahid, dan didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, ini dihadiri lebih dari 7.000 peserta dari 33 negara.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya reformasi birokrasi, khususnya dalam perizinan dan pengadaan , sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan.
“Kita akan sederhanakan perizinan dan proses pengadaan lahan. Kita akan perkuat pemerintah dengan badan usaha swasta, serta sinergi antara pusat dan daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden juga menyoroti pentingnya penegakan hukum sebagai pilar utama iklim investasi yang sehat.
“Kita akan tertibkan. Kita akan tegakkan hukum. Hanya dengan kepastian hukum, iklim usaha akan berkembang dengan baik,” ujarnya di hadapan para delegasi internasional.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan ( IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku inisiator ICI 2025, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur saat ini merupakan bagian dari strategi kebangkitan nasional.
“Kami menyebutnya infrastruktur sebagai strategi negara. Artinya, pembangunan saat ini bukan sekadar melanjutkan, tetapi membangkitkan kembali kekuatan bangsa,” kata AHY.

ICI 2025 turut dihadiri pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para diplomat, akademisi, investor, dan praktisi dari berbagai negara. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Perpres 4/2026 Resmi Terbit, Pemerintah Kunci 3,8 Juta Hektare Lahan Sawah Dilindungi di 8 Provinsi

13 Februari 2026 - 07:12

Menteri Nusron Wahid

Nusron Wahid Pulihkan 717 Sertipikat Transmigran di Kotabaru, IUP Perusahaan Dibekukan

12 Februari 2026 - 06:34

Nusron Wahid

ATR/BPN Perketat Tata Ruang, Lahan Pangan Di-freeze demi Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

12 Februari 2026 - 06:24

ATR BPN RI

Pemerintah Rilis Aturan Sekolah Ramadan 2026, Ini Skema dan Libur Lebaran

11 Februari 2026 - 08:22

Sekolah Dasar

KKNP-PTLP STPN Dinilai Strategis, Wamen ATR/BPN: Siapkan SDM Unggul Pertanahan

11 Februari 2026 - 07:49

Wamen Ossy Dermawan

Wamen ATR Ossy Lepas 619 Taruna STPN Ikuti KKNP-PTLP 2025–2026, Tekankan Integritas

11 Februari 2026 - 07:18

Wamen Ossy
Trending di Nasional