JAKARTA, NETIZ – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Kepala BGN Sudaryono di Istana Negara pada Rabu (22/07) pukul 15.00 WIB. Pelantikan ini dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan setelah Nanik S. Deyang mengundurkan diri secara mendadak karena alasan kesehatan jantung. Sudaryono diharapkan segera mengakselerasi program prioritas Makan Bergizi Gratis yang menjadi pilar utama pemerintahan saat ini.
Penunjukan ini tertuang secara resmi dalam Keppres Nomor 78/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan lembaga tersebut. Jabatan ini sangat strategis mengingat badan tersebut mengelola anggaran besar senilai Rp229 triliun untuk periode tahun ini. Kepala BGN Sudaryono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian sebelum akhirnya dipercaya memimpin institusi gizi nasional.
“Doakan saya amanah, doakan saya baik. Satu yang saya janjikan, saya kerja dengan sebaik-baiknya,” kata Sudaryono, Kepala BGN.
Istana Negara menjadi saksi pengucapan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat di hadapan jajaran menteri kabinet dan pimpinan lembaga tinggi. Prabowo memilih figur muda ini karena rekam jejak pendidikannya yang cemerlang dan pengalaman teknis yang dinilai mampu menjaga transparansi anggaran. Kepala BGN Sudaryono akan langsung terjun melakukan evaluasi terhadap kesiapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di berbagai wilayah.
“Saya percaya dengan pengalaman Pak Sudaryono sebagai Wamentan, program MBG bisa berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan tepat sasaran,” kata Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.
Nanik S. Deyang sendiri terpaksa meletakkan jabatan setelah bertugas selama 45 hari akibat gangguan kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan di luar negeri. Meskipun terjadi pergantian pimpinan, pemerintah menjamin bahwa pelaksanaan distribusi gizi kepada masyarakat tidak akan mengalami kendala birokrasi. Kepala BGN Sudaryono kini memikul tanggung jawab besar untuk memastikan target pemenuhan gizi nasional tercapai tepat waktu. (KB/*)





