JAKARTA,netiz.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antar-lembaga saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kementerian ATR/BPN di Masjid Nuurur Rahman, Jakarta, Kamis (26/02/26).
Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat kolaborasi antara ATR/BPN dengan mitra kerja, seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Komisi II DPR RI, serta Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dalam mendukung berbagai program prioritas pertanahan dan tata ruang.
Menteri Nusron Wahid menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mitra dan tamu undangan yang selama ini berperan aktif dalam mendukung program strategis kementerian.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh Bapak/Ibu dan tamu undangan. Mari kita terus menjaga kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini,” ujar Nusron.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi Ramadan, kegiatan buka puasa bersama ATR/BPN juga diisi dengan aksi solidaritas. Pada kesempatan tersebut, diserahkan bantuan hasil penggalangan dana dari aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran internal ATR/BPN untuk membantu perbaikan rumah pegawai yang terdampak bencana di Aceh pada November 2025 lalu.
Menurut Nusron, langkah tersebut menunjukkan bahwa keluarga besar ATR/BPN tidak hanya solid dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.
“Kita ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Kementerian ATR/BPN tidak hanya solid dalam bekerja, tetapi juga hadir dan peduli terhadap rekan-rekan yang sedang mengalami musibah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan harapannya agar sinergi antara DPR dan ATR/BPN semakin kuat, khususnya dalam pengawasan dan legislasi bidang pertanahan.
Di momentum Ramadan, ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan amanah jabatan.
“Kalau kita semakin takut, insyaallah kerja kita akan semakin prudent. Saya bersyukur memiliki mitra kerja di ATR/BPN yang bukan hanya rekan kerja, tetapi juga guru dan sahabat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq. Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi antar-lembaga sesuai kewenangan masing-masing, mulai dari fungsi pemeriksaan oleh BPK, pengawasan dan legislasi oleh DPR, hingga pelaksanaan urusan pertanahan oleh ATR/BPN.
“Saya berharap sinergi antara ATR/BPN, BPK, DPR, serta para pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat guna mencapai tujuan nasional,” pungkasnya.
Dengan momentum Ramadan ini, ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pertanahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (KB/*)






