Rabu, 11 Maret 2026

Menteri ATR/BPN Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tegaskan Fokus pada Pelayanan dan Penguatan SDM

ATR BPN RI
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, memimpin pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian ATR/BPN yang digelar di Aula Prona, Jakarta, Rabu (23/07/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.idMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, resmi melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kementerian ATR/BPN pada Rabu (23/07/25). Pelantikan yang berlangsung di Aula Prona, Jakarta, ini menandai langkah strategis kementerian dalam memperkuat sistem pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan inti dari tugas pokok Kementerian ATR/BPN. Oleh karena itu, keberhasilan layanan publik sangat bergantung pada efisiensi sistem dan kualitas SDM. “Tugas pokok kita di ATR/BPN ini, 80 persen intinya adalah pelayanan. Maka kata kuncinya ada dua, yaitu sistem yang efisien dan SDM yang mumpuni,” ujarnya.

Pelantikan kali ini disebut istimewa karena sebagian besar pejabat yang dilantik menempati posisi baru, khususnya di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Jabatan-jabatan tersebut meliputi Sekretaris BPSDM, tiga Kepala Pusat, dan satu Kepala Kantor Wilayah. Menteri Nusron menyebut hal ini sebagai tantangan tersendiri dalam reformasi birokrasi dan pelayanan.

Ia juga menekankan bahwa investasi utama Kementerian ATR/BPN bukan terletak pada infrastruktur fisik, melainkan pada penguatan sistem dan peningkatan kapasitas SDM. “Masa depan ATR/BPN ada di tangan BPSDM. Jika BPSDM salah dalam menyiapkan SDM, maka dampaknya akan terasa pada seluruh kinerja kementerian,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri Nusron menyoroti minimnya pemahaman soal manajemen risiko dalam pengambilan kebijakan. Ia meminta agar pelatihan manajemen risiko diperkuat untuk mengantisipasi dampak-dampak kebijakan ke depan.

Khusus kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Utara, ia mengingatkan pentingnya menjaga akurasi data pertanahan di wilayah perbatasan. Sementara kepada Kepala Kanwil BPN Provinsi NTB dan Maluku Utara serta seluruh pejabat lainnya, ia menginstruksikan untuk terus berinovasi, adaptif terhadap perubahan zaman, dan menjunjung tinggi integritas pelayanan publik.

“Mari kita bekerja dengan semangat meritokrasi, sesuai dengan jiwa zaman dan kebutuhan masyarakat. Selamat bertugas,” pungkas Menteri Nusron. (KB/*)