Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Feb 2025

Menteri ATR/BPN Sebut ILASP Akan Pastikan Semua Lahan Terpetakan dengan Jelas


					Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, FOTO: istimewa Perbesar

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.idKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan terkait proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) pada Rabu (05/02/25). Rakor ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga guna menyelesaikan permasalahan tumpang tindih lahan yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, membahas langkah-langkah strategis dalam menuntaskan konflik lahan yang melibatkan kawasan , perkebunan, transmigrasi, dan perumahan. Dalam keterangannya, Nusron menegaskan bahwa program ILASP menjadi solusi untuk mengintegrasikan sistem dan pertanahan agar masalah tumpang tindih tidak terulang di masa depan.

“Untuk mengurangi tumpang tindih lahan ini, kita program ILASP. Supaya pengalaman tumpang tindih lahan yang sudah terjadi sebelumnya tidak terulang lagi ke depan. Hal ini karena dulu belum ada integrasi sistem dan data. Dengan adanya program ini, semua akan terpetakan,” ujar Nusron usai pertemuan di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta.

ILASP merupakan inisiatif yang dimulai melalui antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Geospasial (BIG), dan Kementerian ATR/BPN. Ke depan, untuk memperkuat implementasi dan memperluas cakupan program ini, akan turut melibatkan Kementerian Kehutanan dan Kementerian Transmigrasi.

Menteri Kehutanan, , yang turut hadir dalam pertemuan ini menekankan pentingnya sinkronisasi data batas kawasan hutan dengan Areal Penggunaan Lain (APL). “Pada prinsipnya, kami siap bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan batas kawasan antara hutan dan APL. Sinkronisasi data sangat penting karena informasi yang kami terima dari berbagai pihak terkadang berbeda. Oleh karena itu, kami perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman, menyatakan komitmennya untuk mendukung ILASP dan mendorong penandatanganan () antar kementerian terkait. “Sebagai kementerian yang bersentuhan langsung dengan , kami berharap dapat bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, dan Kemendagri untuk menyelesaikan berbagai permasalahan lahan yang ada,” ungkapnya.

Pemerintah berharap ILASP dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penyelesaian konflik pertanahan yang selama ini menghambat pembangunan dan . Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, akan dilakukan penandatanganan MoU yang melibatkan lima kementerian/lembaga, yakni Kementerian ATR/BPN, Kemendagri, BIG, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Transmigrasi.

Dalam pertemuan ini, Menteri Nusron didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, beserta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Turut hadir pula Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk; Plh. Kepala BIG sekaligus Sekretaris Utama, R.A. Belinda Arunarwati Margono; serta perwakilan dari masing-masing lembaga yang terlibat dalam proyek ILASP. (*)

Artikel ini telah dibaca 253 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Rakernas ATR/BPN 2025 Tekankan Layanan Berintegritas, Wamen Hukum: Kunci Pemerintahan Bersih

11 Desember 2025 - 06:31

ATR BPN RI

Satgas Mafia Tanah Selamatkan Kerugian Negara Lebih Rp23 Triliun Sepanjang 2025

11 Desember 2025 - 06:25

ATR BPN RI

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pemahaman Renstra dan Evaluasi Akhir Tahun di Rakernas 2025

10 Desember 2025 - 08:20

ATR BPN RI

Menteri Nusron Anugerahkan 24 Satker ATR/BPN Berpredikat WBK di Rakernas 2025

9 Desember 2025 - 20:21

ATR BPN RI

Rakernas ATR/BPN 2025 Resmi Dibuka, Menteri Nusron Targetkan Tuntaskan Tiga Pekerjaan Besar

9 Desember 2025 - 06:30

ATR BPN RI

ATR/BPN dan DPR RI Perkuat Penyelesaian Konflik Tanah Lewat Dashboard Digital

9 Desember 2025 - 06:20

ATR BPN RI
Trending di Nasional