Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Mei 2025

Kementrian ATR/BPN dan Bapenda Tangerang Resmikan Sistem Terpadu NIB–NOP


					Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Perbesar

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

,netiz.id — Pemerintah terus mendorong transformasi digital dalam . Salah satu langkah nyata ditunjukkan lewat peluncuran Integrasi Data Pertanahan dan Perpajakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang. Acara yang pada Rabu (30/04/25) di Kantor Wali Kota Tangerang itu dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, .

Dalam sambutannya, Nusron menyampaikan bahwa integrasi antara Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan transparansi serta efisiensi tata kelola pertanahan dan perpajakan.

“Alhamdulillah, Kota Tangerang menjadi wilayah yang telah mengintegrasikan NIB dan NOP. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun sistem yang transparan dan akuntabel. Dampaknya jelas—data pertanahan dan perpajakan menjadi satu kesatuan, tanah terlindungi, dan potensi penerimaan negara meningkat, baik dari PNBP, PBB, maupun BPHTB,” kata Nusron.

Ia juga menegaskan bahwa dengan sistem ini, ketidaksesuaian data dapat segera terdeteksi. Misalnya, apabila terdapat perbedaan luas tanah antara sertifikat dan data pajak, maka akan diketahui secara langsung, sekaligus membuka peluang perbaikan dan penyesuaian kewajiban pajak.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar integrasi ini dapat menjadi bagian dari sistem digital lintas sektoral yang berjalan secara real time dan akurat. Menurutnya, sinergi antara dan Bapenda sangat penting dalam memperkuat kepastian hukum dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penyelarasan NIB dan NOP bukan hanya soal data, tapi juga bagian dari upaya membangun sistem yang mempercepat penataan ruang, mencegah sengketa pertanahan, dan mendukung peningkatan pendapatan daerah. Pada akhirnya, ini menjadi fondasi penting bagi dan investasi yang berkelanjutan,” ungkap Sachrudin.

Peluncuran program ini turut dihadiri sejumlah tinggi Kementerian ATR/BPN, di antaranya Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Virgo Eresta Jaya, Plt. Dirjen Tata Ruang Reny Windyawati, dan Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga Muda Saleh. Hadir pula Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU Margaret Aliyatul M., serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sudaryanto dan para Kepala Kantah se-Provinsi Banten.

Program integrasi ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pelayanan publik yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. (*)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Tawarkan Skema HGB di Atas HPL, Solusi Konflik Lahan Puluhan Tahun di Jakarta

17 Februari 2026 - 05:29

menteri Nusron Wahid

ASN Diminta Aktif Jaga Citra Kementerian, Bagas Agung: Semua Pegawai adalah Humas ATR/BPN

17 Februari 2026 - 05:23

ATR BPN RI

BPHTB DKI Jakarta 2025 Tembus Rp3,9 Triliun, Nusron Wahid: Transaksi Tanah Luar Biasa

16 Februari 2026 - 08:06

Menteri Nusron Wahid

AHY Canangkan GALANG RTHB, Wamen ATR Ossy: RTHB Harus Jadi Inti Pembangunan Nasional

16 Februari 2026 - 07:51

Wamen Ossy

Menteri ATR BPN Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI, Selamatkan Aset Negara Rp102 Triliun

15 Februari 2026 - 06:27

Menteri Nusron Wahid

Bencana Aceh Tamiang, ATR/BPN Percepat Layanan Sertipikat Pengganti untuk Warga Terdampak

15 Februari 2026 - 06:19

Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Aceh Tamiang
Trending di Nasional