Menu

Mode Gelap

Nasional · 18 Jan 2022

Kemenpan RB : Tahun 2023, Intansi Pemerintah Tak Pakai Tenaga Honorer Lagi


					Tjahjo Kumolo. Photo : Istimewa Perbesar

Tjahjo Kumolo. Photo : Istimewa

NETIZ.ID,Jakarta – Mulai tahun 2023 Intnasi Pemerintahan tidak lagi memakai tenaga . Hal itu dikatakan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (), Tjahjo Kumolo.

Ia mengatakan bahwa kebijakan ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Kebijakan Kerja.

Dalam PP tersebut kata Dia, Bahwa pegawai non-PNS di Instansi pemerintah masih tetap melaksanakan tugas paling lama lima tahun saat peraturan tersebut diberlakukan.

 “Untuk Tenaga Honorer, Nantinya akan diberi kesempatan untuk diselesaikan sampai dengan tahun 2023,” Kata Tjahjo, Seperti di lansir Viva.co.id dalam keterangannya. Selasa (18//)

Ia melanjutkan pada tahun 2023, Status pegawai pemerintah hanya ada jenis yakni (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya akan disebut sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemudian kata Dia, Untuk beberapa pekerjaan di instansi pemerintahan, seperti petugas keamanan dan kebersihan, nantinya akan dipenuhi melalui tenaga alihdaya melalui pihak ketiga atau outsourcing.

“Untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan-pekerjaan yang sangat basic, seperti cleaning service, security, dll. Itu disarankan untuk dipenuhi melalui tenaga alih daya dengan beban biaya umum, dan bukan biaya gaji (payroll),” Ujarnya.

Pemerintah akan mengutamakan rekrutmen PPPK pada tahun ini guna guna memenuhi kebutuhan ASN di sektor dan kesehatan. Pemerintah juga akan mengkaji secara menyeluruh terkait dampak dari transformasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik () yang akan diterapkan di seluruh instansi pemerintah.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini lebih dari sepertiga ASN menempati jabatan pelaksana, dimana posisi tersebut akan berkurang 30-40 persen seiring dengan transformasi digital. Karena itu Pemerintah mempersiapkan strategi alih tugas melalui upskilling dan reskilling agar ASN mampu melaksanakan pekerjaan yang masih dibutuhkan.

Oleh karena itu kata dia lagi, Untuk sementara rekrutmen Tahun Anggaran 2022 difokuskan pada PPPK terlebih dahulu, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar kependidikan (guru) dan tenaga pelayanan kesehatan. Demikian Tjahjo Kumolo. (*)

Sumber : Viva.co.id

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Peta Pertanahan untuk Cegah Tumpang Tindih Lahan

18 Januari 2026 - 09:01

ATR BPN RI

ATR/BPN Klaim Mayoritas Program Pertanahan 2025 Lampaui Target

18 Januari 2026 - 06:44

Sekjen ATR BPN RI

Sepanjang 2025, ATR/BPN Terbitkan 1,2 Juta Sertipikat Tanah Lewat Program PTSL

17 Januari 2026 - 06:18

ATR BPN RI

Menteri Nusron Ajak Kampus Terlibat Percepatan Sertipikasi Enam Juta Bidang Tanah

17 Januari 2026 - 05:56

Menteri Nusron Wahid

Nusron Wahid Tekankan Pelatihan SDM ATR/BPN Harus Berdampak Nyata pada Pelayanan

16 Januari 2026 - 06:16

ATR BPN RI

Menteri Nusron Wahid: 2026 Tak Boleh Ada Lagi Berkas Pertanahan Menumpuk

15 Januari 2026 - 06:30

nusron Wahid
Trending di Nasional