Sabtu, 8 Agustus 2026

Gubernur Universitas Republik Indonesia Resmi Dilantik, Siap Cetak Pemimpin Bangsa

Gubernur Universitas Republik Indonesia

, NETIZ – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu 22/07. Pelantikan yang didasarkan pada Keppres Nomor 80/P ini juga menetapkan Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur untuk memperkuat kelembagaan nasional dan menyiapkan calon pemimpin bangsa.

Donny Ermawan mengemban amanah sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia pertama guna mengintegrasikan sistem pendidikan dan pembinaan aparatur negara. Lembaga baru ini merupakan gagasan strategis pemerintah dalam menyiapkan calon pemimpin Indonesia dari berbagai jenjang pendidikan secara terstruktur dan terukur.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI tahun 1945, serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.

lembaga ini bertujuan menciptakan SDM unggul yang memiliki daya saing global di bawah pengawasan langsung Kementerian Sekretariat Negara. Posisi Gubernur Universitas Republik Indonesia menjadi vital karena bertanggung jawab atas pengembangan kepemimpinan strategis yang terintegrasi dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

“Bapak Presiden sangat konsen dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. URI hadir untuk mengintegrasikan pendidikan dan pembinaan aparatur pemerintahan,” kata Donny Ermawan, Gubernur Universitas Republik Indonesia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menambahkan bahwa kehadiran lembaga ini akan menjadi instrumen penting bagi penguatan institusi pendidikan nasional. Keberadaan Gubernur Universitas Republik Indonesia diharapkan mampu mengonsolidasi regulasi operasional pendidikan demi tercapainya target pembangunan manusia yang berkelanjutan.

“Universitas Republik Indonesia dibentuk untuk memperkuat kelembagaan pendidikan kita, mempersiapkan calon-calon pemimpin bangsa,” kata Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara. (KB/*)