Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Jun 2025

Wagub Sulteng Dukung Program Ketahanan Pangan lewat Panen Raya Jagung Kuartal II


					Wakil Gubernur Sulteng, dr Reny Lamadjido (kiri) bersama Kapolda Sulteng serta Bupati Donggala saat secara simbolis memanen jagung. FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Gubernur Sulteng, dr Reny Lamadjido (kiri) bersama Kapolda Sulteng serta Bupati Donggala saat secara simbolis memanen jagung. FOTO: istimewa

DONGGALA,netiz.id — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Renny A. Lamadjido, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid mengikuti acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar secara virtual melalui Zoom, Kamis (05/06/25). Acara yang berlangsung di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala ini juga dihadiri Presiden Republik Indonesia dan sejumlah pejabat penting di Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan ini, jajaran Forkopimda Sulawesi Tengah seperti Kapolda Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, Brigjen TNI Deni Gunawan, Kabinda Brigjen TNI Bobby Prabowo, serta Vera Elena Laruni turut mengikuti acara secara daring.

Menurut data dari Dinas Pertanian Kabupaten Donggala, program panen raya ini mencakup perluasan areal tanam jagung hibrida seluas 54,3 hektar. Sementara itu, dari catatan Polda Sulawesi Tengah, total luas yang siap panen mencapai 188,85 hektar dengan estimasi hasil panen sebanyak 563,3 ton jagung pipilan kering.

Kepolisian Negara Republik Indonesia juga menegaskan komitmennya mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional melalui pengelolaan ekosistem pertanian jagung. Dalam peluncuran ekspor perdana jagung di Kabupaten Bengkayang, , Kapolri menyampaikan peningkatan hasil panen yang signifikan berkat penggunaan bibit unggul dan pupuk tepat guna. Selain itu, Polri turut mendistribusikan alat-alat modern untuk mendukung di berbagai provinsi.

Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi peran Polri dalam dan menegaskan pentingnya sinergi antara , daerah, TNI-Polri, dan . Presiden optimistis pada tahun 2026 Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan jagung sendiri, tetapi juga menjadi negara pengekspor utama.

Presiden juga mengumumkan ekspor perdana .200 ton jagung ke dengan harga Rp5.900 per kilogram. Provinsi Gorontalo dan NTB pun akan menyusul dengan ekspor masing-masing sebesar 27.000 ton dan 20.000 ton jagung.

Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perjuangan di bidang pangan merupakan kunci keselamatan dan kesejahteraan bangsa, serta menjadi pondasi kekuatan Indonesia di mata dunia. (*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Hermin Dukung Pasar Ramadhan di Banawa, UMKM Difasilitasi Gratis Tanpa Sewa

18 Februari 2026 - 15:17

Hermin

Tanpa Pungutan, Ratusan UMKM Bakal Berjualan di Pasar Ramadhan Donggala

17 Februari 2026 - 14:25

Pasar Ramadhan

Wujud Kepedulian, Takwin Salurkan Bantuan untuk Pura Umat Hindu di Lalundu

17 Februari 2026 - 09:41

Takwin

Anwar Hafid Kukuhkan Ketum KKB Sulteng, Tegaskan Filosofi Berjamaah, Unggul dan Kuat

17 Februari 2026 - 09:20

Gubernur Anwar Hafid

Hadapi Arus Hoaks, AMSI Latih 18 Jurnalis Indonesia Timur Produksi Video Cek Fakta

16 Februari 2026 - 18:36

AMSI

Salimah Parigi Moutong Gelar Tarhib Ramadhan, Tekankan Peran Ayah dan Ibu dalam Keluarga

16 Februari 2026 - 17:48

Salimah
Trending di Daerah