PALU,netiz.id — Provinsi Sulawesi Tengah mencuri perhatian nasional dengan terpilihnya program unggulan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido untuk dipresentasikan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2025 yang digelar di Jakarta. Dari ratusan daerah di Indonesia, hanya tiga provinsi yang mendapatkan kehormatan menampilkan program unggulan mereka, yaitu Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah.
Dalam sebuah video berdurasi dua menit, Sulawesi Tengah memaparkan praktik baik perencanaan pembangunan daerah yang memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Fokus utama video ini adalah dua program unggulan, Berani Cerdas dan Berani Sehat, yang menjadi bagian dari visi besar BERANI (Bersama Anwar-Reny).
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan melalui keadilan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
“Kami memulai dengan langkah berani melalui program Berani Cerdas, memberikan beasiswa pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, mulai dari desa terpencil hingga pesisir,” ujar Anwar.
Program ini telah membantu ribuan mahasiswa asal Sulawesi Tengah melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. “Kami ingin memastikan tak ada mimpi yang terhenti hanya karena biaya,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menekankan pentingnya layanan kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Melalui program Berani Sehat, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP Sulawesi Tengah. “Kami tak ingin ada ibu melahirkan tanpa bantuan medis, atau anak kehilangan masa depan karena tidak mampu berobat,” katanya.
Program-program ini sepenuhnya dibiayai dari efisiensi anggaran, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Setiap rupiah adalah investasi, bukan sekadar angka, tapi jalan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Anwar.
Penayangan video ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, jika dikelola dengan visi dan keberanian, dapat menghasilkan program nyata yang menjawab kebutuhan rakyat. “Ketika pusat dan daerah bersatu dalam visi yang sama, rakyatlah yang menang,” pungkas Gubernur Anwar Hafid.
Melalui Musrenbangnas 2025, Sulawesi Tengah tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai contoh nyata bahwa dengan keberanian, komitmen, dan perencanaan matang, keadilan sosial dapat terwujud dari bawah. (*)





