DONGGALA,netiz.id — Dugaan penyimpangan keuangan kembali mengguncang tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Uwelino Donggala. Dewan Pengawas (Dewas) PDAM mengungkap adanya kejanggalan serius dalam sistem keuangan perusahaan setelah hasil audit menunjukkan sejumlah transaksi pelanggan tidak masuk ke rekening resmi PDAM, melainkan diduga mengalir ke rekening pribadi.
Temuan ini berawal dari audit internal yang dilakukan bersama Inspektorat Kabupaten Donggala atas perintah Kuasa Pemilik Modal (KPM). Audit tersebut menemukan ketidaksesuaian antara data setoran pelanggan dan laporan transaksi keuangan di salah satu bank di Kota Palu.
“Ada perbedaan mencolok antara laporan transaksi dan setoran pelanggan. Semua tampak rapi, lengkap dengan bukti transfer dan slip bank, tetapi setelah ditelusuri ternyata tidak masuk ke rekening PDAM,” ungkap Anggota Dewas PDAM Uwelino, Irfan Sananta, Kamis (13/11/25).
Menurut Irfan, modus yang digunakan terduga pelaku yakni dengan memanipulasi setoran tunai. Dana pelanggan yang seharusnya disetor ke rekening perusahaan justru dialihkan dan dibuatkan bukti setoran palsu seolah-olah telah masuk ke rekening PDAM.
“Setiap kali dilakukan penyetoran, slip dan dokumen transaksi dibuat menyerupai aslinya. Jadi secara administrasi terlihat normal, padahal dananya tidak pernah masuk ke bank,” jelasnya.
Ia menambahkan, total dana yang diduga diselewengkan di tubuh PDAM Uwelino Donggala mencapai Rp5,1 miliar. (KB)







