DONGGALA,netiz.id — Pemerintah Kabupaten Donggala resmi meluncurkan Program Pembinaan Tahfizh Al-Qur’an sebagai upaya memperkuat pendidikan keagamaan dan membentuk generasi Qur’ani di daerah tersebut. Peluncuran program ini dilakukan langsung oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, di Ruang Kasiromu Kantor Bupati Donggala, Jumat (14/11/25). Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bonus kepada peserta terbaik I MTQ ke-40 tingkat Kabupaten Donggala.
Acara peluncuran turut dihadiri Ketua DPRD Moh. Taufik, Sekretaris Daerah Rustam Efendi, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta Ketua LPTQ Kabupaten Donggala.
Bupati Vera menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menyebut kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas moral dan spiritual masyarakat.
“Nilai-nilai keimanan, integritas, dan moralitas adalah fondasi utama bagi kemajuan Donggala. Melalui program ini, kami ingin memastikan generasi muda memiliki karakter kuat dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujar Bupati Vera.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan keagamaan sebagai bagian dari visi besar “Donggala sejahtera, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.” Ia berharap program ini mampu menjadi ladang kebaikan sekaligus melahirkan hafizh dan hafizah yang menjadi penyambung cahaya Islam di Bumi Donggala.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Donggala, Hj. Salmiati selaku ketua panitia, dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini ditujukan untuk mewujudkan “satu desa satu tahfizh Al-Qur’an.” Selain membina generasi Islami, program ini juga memastikan ketersediaan qori dan qoriah dalam berbagai ajang keagamaan, seperti MTQ dan STQH, di tingkat kecamatan hingga nasional.
Ia menambahkan bahwa program pembinaan ini akan berlangsung selama tahun ajaran 2025/2026 dengan jumlah peserta sebanyak 44 anak, meliputi 18 peserta laki-laki dan 26 peserta perempuan. Para peserta berasal dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Donggala, dengan pembinaan dipusatkan di sejumlah pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Alkhairat Palu, Alkhairat Putri Labuan, Assalam Botonang, Talifidzul Qur’an Imam Muslim, Al Ansyar Palu, serta Madinatul Ilmi Dolo.
“Dengan peluncuran program ini, Pemerintah Kabupaten Donggala berharap generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an serta mampu berprestasi dalam berbagai ajang keagamaan, membawa harum nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.” tutupnya. (KB/*)







