Menu

Mode Gelap

Daerah · 18 Nov 2025

Polda Sulteng Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Sabu Asal Malaysia


					Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi didampingi pejabat Polda Sulteng memberikan keterangan pers terkait pengungkapan penyelundupan 60 kilogram sabu asal Malaysia, Selasa (18/11/25). FOTO: Wahono Perbesar

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi didampingi pejabat Polda Sulteng memberikan keterangan pers terkait pengungkapan penyelundupan 60 kilogram sabu asal Malaysia, Selasa (18/11/25). FOTO: Wahono

PALU,netiz.id — Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menggagalkan narkotika jenis sabu asal Malaysia dengan total barang bukti mencapai . Pengungkapan besar ini dilakukan Direktorat Reserse Polda melalui operasi pada Kamis (13/11/25).

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Endi Sutendi, dalam konferensi pers menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang terlibat dalam pembongkaran jaringan narkotika lintas negara tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja cepat dan koordinasi yang solid menjadi kunci keberhasilan operasi.

“Saya mengucapkan kasih dan setinggi-tingginya kepada Polda Sulawesi Tengah, khususnya Direktorat Reserse Narkoba, yang berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika lintas negara,” ujar Endi saat konferensi pers pada Selasa (18/11/25).

Dalam operasi ini, polisi menangkap lima tersangka berinisial AF, MF, M, SR, dan I. Berdasarkan hasil penyelidikan, sabu tersebut diduga berasal dari Tawau, Malaysia, dan diselundupkan melalui , Sulawesi Tengah.

Kapolda menjelaskan, AF berperan sebagai penjemput paket narkotika dan berkoordinasi dengan tersangka lainnya dalam proses distribusi. Sementara MF diduga menjadi penerima barang sebelum jaringan itu berhasil diungkap.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan hampir 60 bungkus sabu dengan total berat mendekati 60 kilogram. Barang bukti tersebut diperkirakan bernilai sangat besar dan berpotensi menimbulkan dampak luas jika lolos ke pasaran.

“Para tersangka ini dijerat dengan pasal berlapis sesuai peran masing-masing,” tegas Kapolda.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah sabu yang berhasil disita berpotensi menyelamatkan sekitar 300.000 jiwa Sulawesi Tengah dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

“Bayangkan dampaknya. Ini setara menyelamatkan satu kabupaten dari potensi bahaya narkotika,” tutupnya.

Dengan pengungkapan ini, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pemberantasan peredaran narkotika dan memutus jalur penyelundupan yang memanfaatkan wilayah Sulawesi Tengah sebagai pintu masuk. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Anwar Hafid dan Menteri KLH Sepakat Perketat Pengawasan Pertambangan di Sulteng

13 Januari 2026 - 15:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Amankan Aset Negara, Kantor Pertanahan Donggala Serahkan Sertipikat BMN

13 Januari 2026 - 10:02

Kantah Donggala
Trending di Daerah