PALU,netiz.id — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, menyampaikan sambutan inspiratif di hadapan para guru, tenaga pendidik, serta siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Kota Palu.
Dalam sambutannya, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menekankan pentingnya pendidikan integratif dan holistik yang menggabungkan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai Islam. Menurutnya, siswa-siswi MAN Insan Cendekia Kota Palu adalah calon pemimpin masa depan yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi pilar pembangunan masyarakat.
“Kita boleh bangga dengan prestasi akademik, namun yang lebih penting adalah melahirkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman integratif yang didasarkan pada nilai-nilai Islam,” ujarnya, Jum’at (23/08/24).
Lebih lanjut, beliau mendorong para tenaga pengajar untuk terus meningkatkan kompetensi mereka, khususnya dalam ilmu pengetahuan keagamaan, guna mendukung sistem pendidikan yang lebih baik di madrasah. “Tugas kita sebagai guru adalah tugas kenabian, yaitu membacakan ayat-ayat Allah, mensucikan jiwa, dan mengajarkan keilmuan berbasis nilai-nilai agama,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bapak Rapi juga menyoroti pentingnya inisiatif baru seperti pembelajaran kitab kuning, serta penggunaan buku ‘Belajar Biologi Bersama Al-Qur’an’ sebagai bagian dari upaya integrasi antara ilmu pengetahuan dan ajaran Islam.
Acara ini menjadi momen penting bagi MAN Insan Cendekia Kota Palu untuk terus berkomitmen dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat serta akhlak mulia, sehingga mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. (Dg)





