PALU, NETIZ – Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, mendesak polisi segera menangkap pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kota Palu. Desakan ini disampaikan setelah korban terakhir, Nur Hannisa, meninggal dunia akibat luka-luka dalam tragedi berdarah tersebut.
Bunda Wiwik, sapaan akrab politisi PKS itu, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menilai kasus pembunuhan keluarga Duyu sebagai kejahatan kemanusiaan yang mengancam rasa aman masyarakat.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah Nur Hannisa dan seluruh keluarga korban. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah para korban,” kata Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Sulteng ini menegaskan aparat harus bekerja maksimal mengungkap fakta di balik pembunuhan keluarga Duyu. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian hukum dan rasa aman setelah kejadian tragis ini.
Bunda Wiwik juga menyoroti kasus ini sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan yang membutuhkan perhatian serius. Ia mendesak Polri memberikan perlindungan maksimal sekaligus memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal.
Nur Hannisa meninggal setelah dirawat intensif akibat luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku pembunuhan keluarga Duyu yang didalangi oknum tertentu. (KB/*)





