Minggu, 19 Juli 2026
Daerah  

Gubernur Sulteng Dorong Donor Darah Rutin, Targetkan 2.000 Pendonor per Bulan

Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid bersama Ketua PMI Sulteng, Hidayat Lamakarate,. FOTO: TIM

PALU,netiz.idGubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menggelar audiensi bersama pengurus Palang Merah Indonesia () di Ruang Kerja Gubernur, Senin (17/03/25). Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PMI Sulteng, Lamakarate, didampingi Sekretaris Provinsi, Novalina.

Pertemuan ini membahas tantangan ketersediaan stok darah di sejumlah rumah sakit di Sulteng yang kerap terkendala dalam memenuhi permintaan, terutama untuk golongan darah tertentu saat kondisi darurat.

Ketua PMI Sulteng, Hidayat Lamakarate, mengungkapkan bahwa stok darah di Sulteng sejatinya cukup tersedia. Namun, permintaan spesifik dari rumah sakit membuat proses distribusi memerlukan waktu lebih lama.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid mendorong adanya gerakan donor darah rutin di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulteng, minimal setiap tiga bulan sekali. Langkah ini diambil untuk menjaga ketersediaan stok darah agar tetap aman dan mencukupi kebutuhan rumah sakit.

“Kita dorong adanya kegiatan donor darah rutin, seperti tiga bulan sekali,” ujar Anwar Hafid.

Ia menegaskan, kendala distribusi darah selama ini bukan karena adanya penolakan, melainkan disebabkan oleh penyesuaian stok dengan kebutuhan spesifik rumah sakit yang terus diupayakan terpenuhi.

Anwar Hafid juga menargetkan jumlah pendonor di Sulawesi Tengah bisa mencapai .000 hingga 2.000 orang per bulan. Menurutnya, darah memiliki masa simpan tertentu, sehingga sistem rotasi yang baik sangat diperlukan untuk menghindari kekurangan di saat dibutuhkan.

Sementara itu, PMI Sulteng berkomitmen meningkatkan dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah. Pemerintah Provinsi Sulteng pun berencana mengintensifkan kampanye donor darah di berbagai wilayah sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kebutuhan darah di masa depan. (*)