Menu

Mode Gelap

Daerah · 24 Jul 2025

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sinergi CSR yang Tepat Sasaran di Sulteng


					Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari Masyarakat Pemantau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Provinsi Sulteng di ruang pertemuan Kantor BPSDM Sulteng, Kamis (24/07/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari Masyarakat Pemantau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Provinsi Sulteng di ruang pertemuan Kantor BPSDM Sulteng, Kamis (24/07/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Hafid, menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam pelaksanaan Tanggung Jawab dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi .

Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima audiensi Masyarakat Pemantau TJSL di Kantor Badan Pengembangan (BPSDM) , Kamis (24/07/25). Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan visi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan masyarakat sipil dalam pengawasan dan penguatan kebijakan CSR perusahaan.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Masyarakat Pemantau TJSL Sulteng, Dr. Ir. Taslim Bahar, didampingi sejumlah pengurus. Sementara itu, Gubernur turut didampingi Kepala Provinsi Sulteng, Dr. Yoppy Patiro.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Gubernur Anwar Hafid menekankan perlunya langkah konkret dan koordinasi yang terintegrasi agar program CSR tidak berjalan secara terpisah-pisah dan tanpa arah kebijakan yang jelas.

“Kita ingin ada arah kebijakan CSR yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Tidak bisa lagi perusahaan menjalankan programnya sendiri-sendiri tanpa sinergi,” tegas Gubernur Anwar.

Sebagai tindak lanjut, Anwar Hafid menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menyusun rapat kerja teknis bersama Masyarakat Pemantau TJSL. Rapat ini diharapkan menjadi forum konsolidasi yang membahas prioritas sektor yang perlu didukung melalui dana CSR, sekaligus menyusun peta jalan kolaboratif antara dunia usaha dan pemerintah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dr. Yoppy Patiro, menyambut arahan tersebut dan menyatakan siap menindaklanjutinya.

“Selama ini, CSR cenderung dilaksanakan secara parsial. Dengan adanya regulasi yang terintegrasi dan sinkron dengan RPJMD, kita bisa memastikan CSR memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Yoppy.

Langkah ini menegaskan komitmen dalam mewujudkan inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya mengandalkan dana APBD, namun juga membuka ruang kontribusi dunia usaha secara terarah dalam mendukung prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam bingkai Nawacita BERANI. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

RAPI Wilayah 02 Palu Gerakkan Aksi Peduli Korban Banjir Bandang Sumatera

11 Desember 2025 - 19:09

RAPI 02 Palu

Diskominfosantik Dorong Kualitas Data OPD untuk Pembangunan Berkelanjutan di Sulteng

11 Desember 2025 - 09:21

Kominfo Sulteng

Brida Sulteng dan Untad Ungkap Hasil Riset Kinerja ASN Berbasis BerAKHLAK

11 Desember 2025 - 09:15

Brida Sulteng

Dispusaka Sulteng Terima Bantuan Buku Dwibahasa untuk Anak

11 Desember 2025 - 09:08

Dispusaka Sulteng

Menuju Penegakan Hukum Humanis, Pidana Kerja Sosial Mulai Disiapkan di Sulteng

11 Desember 2025 - 08:58

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan PKB dalam Muswil PKB Sulteng

11 Desember 2025 - 08:53

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah