MOROWALIUTARA,netiz.id – Warga Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara, digemparkan oleh aksi pembunuhan tragis yang dilakukan dua bersaudara terhadap ayah kandung mereka sendiri pada Selasa (01/04/25) pagi.
Dalam waktu 30 menit setelah kejadian, Polsek Mori Atas bergerak cepat dan berhasil menangkap kedua pelaku, MK (20) dan SL (19), yang berusaha melarikan diri ke Desa Tomata.
Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, membenarkan peristiwa ini dan mengungkapkan bahwa motif pembunuhan diduga karena dendam.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua pelaku sakit hati karena korban, yang merupakan ayah mereka, sering mabuk dan melakukan kekerasan terhadap ibu serta adik perempuan mereka,” ujar Kapolres.
Peristiwa ini bermula pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WITA. Kedua pelaku yang baru tiba dari Kolonodale sempat singgah di sebuah warung di Desa Tomata untuk meminjam dua bilah parang dengan alasan ingin membunuh ular di kebun.
Namun, mereka justru langsung menuju Desa Lembontonara untuk mencari korban. Setibanya di lokasi, mereka melihat motor korban terparkir di depan warung. MK kemudian mendekati ayahnya dan langsung mengayunkan parang.
Korban sempat menangkis serangan itu, tetapi SL tiba-tiba menebas kepalanya dari belakang hingga membuatnya jatuh. MK kemudian menebas korban dua kali di bagian wajah dan leher hingga tewas di tempat.
Setelah memastikan ayah mereka tidak berdaya, kedua pelaku melarikan diri ke arah Desa Tomata. Namun, pelarian mereka tidak berlangsung lama. Tim Polsek Mori Atas yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Saparuddin, berhasil menangkap keduanya dalam waktu kurang dari setengah jam.
Kini, kedua pelaku telah diamankan di Polres Morowali Utara beserta barang bukti berupa dua bilah parang yang digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut.
Kasus ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Morowali Utara untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami lebih jauh motif di balik pembunuhan keji ini. (KB/*)





