Selasa, 21 Juli 2026
Daerah  

DPRD Sulteng Dukung Pelestarian Budaya Lewat Lomba Desain Logo dan Permainan Tradisional

DPRD SULTENG
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Moh. Hidayat Pakamundi, SE, saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan Sayembara Desain Logo Museum, Lomba Permainan Tradisional Sumpit, dan Lomba Mendongeng Bahasa Kaili, yang digelar di Museum Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (15/07/25). FOTO: istimewa

,netiz.id – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Moh. Hidayat Pakamundi, bersama sejumlah anggota komisi menghadiri rangkaian kegiatan kebudayaan yang oleh Dinas Kebudayaan Sulawesi Tengah di Museum Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Kemiri No. 23 Palu, Selasa (15/07/25).

Kegiatan tersebut mencakup Sayembara Desain Logo Museum Sulawesi Tengah, Permainan Tradisional Sumpit, Lomba Mendongeng dalam Bahasa Kaili, serta Sosialisasi Program “Museum Masuk Sekolah” Tahun 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, didampingi Sekretaris Komisi IV dan Kepala Dinas Kebudayaan Sulawesi Tengah, Andi Kamal Lembah,Turut hadir pula para juri lomba dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat relevan dalam upaya pelestarian budaya lokal. Ia menegaskan komitmen DPRD Sulteng sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang kebudayaan.

“Kami merasa bangga dapat hadir dan mendukung kegiatan ini. DPRD Provinsi Sulawesi Tengah telah menyelesaikan Rancangan Perda Kebudayaan, dan saat ini tinggal menunggu pelaksanaannya. Ini bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan adat istiadat,” ujar Hidayat.

Lebih lanjut, Politisi Demokrat Sulteng itu menyebut DPRD juga sedang membahas regulasi lain yang berkaitan dengan desain dan pengembangan kebudayaan daerah. Dari sisi penganggaran, pihaknya terbuka untuk membangun komunikasi dengan Dinas Kebudayaan guna mendukung operasional museum dan penguatan kebudayaan.

Hidayat menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian dari visi-misi , yaitu Budaya Patut, Berani Sejahtera, yang dilandasi oleh nilai religius dan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Tengah. (KB/*)