Menu

Mode Gelap

Daerah · 31 Jul 2025

SAKIP Jadi Fokus Peningkatan Kinerja ATR/BPN, Ditekankan Bukan Sekadar Laporan Administratif


					Tangkapan layar pelaksanaan Webinar Benchmarking: Strategi Menuju SAKIP A dan AA yang diselenggarakan oleh BPSDM Kementerian ATR/BPN, Selasa (29/07/25). FOTO: istimewa Perbesar

Tangkapan layar pelaksanaan Webinar Benchmarking: Strategi Menuju SAKIP A dan AA yang diselenggarakan oleh BPSDM Kementerian ATR/BPN, Selasa (29/07/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.idKementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional () menegaskan pentingnya peningkatan kualitas (SAKIP) sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil. Hal ini disampaikan dalam Webinar Benchmarking Strategi Menuju SAKIP A dan AA yang digelar pada Selasa (29/07/25).

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, mengatakan bahwa peningkatan nilai SAKIP tidak hanya bertujuan memenuhi target penilaian semata, tetapi harus mampu memastikan setiap dan kegiatan yang dilakukan berdampak langsung bagi masyarakat.

“SAKIP A menunjukkan yang memiliki tata kelola baik, pemanfaatan anggaran yang efisien dan efektif, serta menghasilkan yang andal. Hasil dari kegiatan itu harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Deni Santo.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penilaian pada tahun 2024, sejumlah indikator kinerja kementerian menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di antaranya indikator perencanaan dengan nilai 1,91 dari bobot maksimal 2, serta indikator pelaksanaan anggaran yang mencapai skor 1,86.

Sementara untuk indeks dan tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik, masing-masing mencatat nilai 1,43 dan 1,3 dari bobot maksimal 1,5.

Lebih lanjut, Deni Santo menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang SAKIP, pelaksanaan sistem akuntabilitas ini harus dimulai dari rencana strategis yang diturunkan dalam bentuk perjanjian kinerja. Mekanisme pengukuran yang jelas, pemanfaatan data kinerja, serta pelaporan hasil yang terukur menjadi aspek penting dalam sistem ini.

“Pengukuran kinerja harus menggambarkan seberapa jauh outcome tercapai dan seberapa efisien anggaran digunakan untuk menghasilkan dampak,” tambahnya.

Webinar tersebut dibuka oleh Sekretaris Badan Pengembangan () ATR/BPN, Deni Prasetyo. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa SAKIP bukan hanya kewajiban administratif, melainkan cerminan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bertanggung jawab.

“Melalui webinar ini, kita ingin mendorong praktik baik dan memperkuat implementasi SAKIP agar pekerjaan lebih terarah, terukur, dan yang terpenting memberikan dampak nyata,” ujar Deni Prasetyo. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Nakhodai MIPI, Perluas Kiprah Ilmu Pemerintahan hingga Pelosok Daerah

17 Januari 2026 - 21:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh

17 Januari 2026 - 20:39

Hermin

Kolaborasi UGM–Kagama Diharapkan Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

17 Januari 2026 - 20:11

KAGAMA SULTENG

Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan Berbasis Daerah

17 Januari 2026 - 19:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah