Menu

Mode Gelap

Daerah · 24 Jul 2025

Gubernur Anwar Hafid Kawal Langsung Program Cetak Sawah 10.180 Hektare di Sulteng


					Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si (kiri), berbincang dengan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah (kanan), saat kunjungan silaturahmi dan koordinasi teknis di kediaman Gubernur di Palu, Kamis (24/07/25). FOTO: istimewa Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si (kiri), berbincang dengan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah (kanan), saat kunjungan silaturahmi dan koordinasi teknis di kediaman Gubernur di Palu, Kamis (24/07/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendapat kepercayaan dari Kementerian Pertanian RI untuk melaksanakan program cetak sawah seluas 10.180 hektare pada tahun . Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong kemandirian ekonomi di daerah.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, menyatakan komitmennya untuk mengawal langsung pelaksanaan program ini agar berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan harapan masyarakat. Menurutnya, pembukaan lahan pertanian dalam skala besar merupakan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Sulteng.

Program tersebut didukung anggaran senilai Rp412 miliar dari Kementerian Pertanian. Dari jumlah itu, sekitar Rp365,3 miliar dialokasikan untuk pembukaan lahan secara fisik, sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan teknis dan operasional.

Sebagai bagian dari pengawalan program, Gubernur menerima kerja Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Andi Nur Alamsyah, di Palu pada Kamis (24/07/25). Dalam kunjungan tersebut, dibahas kesiapan teknis dan administratif Provinsi Sulawesi Tengah dalam merealisasikan cetak sawah tahap awal.

Dirjen PSP menargetkan 6.000 hektare dari total lahan dapat dikontrakkan pada Juli ini dan sudah mulai ditanami pada bulan September mendatang. Selain itu, Kementan juga akan memberikan berupa penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) melalui Brigade Alsintan, serta distribusi benih untuk menunjang musim tanam.

Gubernur Anwar Hafid menilai program ini sangat relevan dengan visi daerah melalui Nawacita BERANI, terutama pada pilar Berani Panen Raya yang mendorong produktivitas pertanian hingga 6 ton per hektare.

“Program ini harus kita kawal dari awal. Tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga kesiapan lahan, dukungan SDM, serta sinergi antarlembaga. Saya sudah instruksikan jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk segera menyusun dokumen SID agar program ini berkelanjutan,” tegas Anwar Hafid.

Ia juga menekankan bahwa program cetak sawah ini telah terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah () melalui inisiatif Brigade Pertanian yang menjadi andalan dalam penguatan Sulteng.

Di akhir pertemuan, Gubernur menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan , serta menegaskan komitmen Sulteng untuk menjadikan program ini sebagai tonggak kebangkitan pertanian berbasis kedaulatan pangan. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Nakhodai MIPI, Perluas Kiprah Ilmu Pemerintahan hingga Pelosok Daerah

17 Januari 2026 - 21:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh

17 Januari 2026 - 20:39

Hermin

Kolaborasi UGM–Kagama Diharapkan Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

17 Januari 2026 - 20:11

KAGAMA SULTENG

Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan Berbasis Daerah

17 Januari 2026 - 19:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah