Menu

Mode Gelap

Daerah · 22 Jun 2025

Anggota DPRD Sulteng Mahfud Masuara Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Partisipasi Rakyat


					Anggota Sulteng, Mahfud Masuara bersama peserta kegiatan bertajuk Pemikiran Politik Islam Lawyers Club. FOTO: istimewa Perbesar

Anggota Sulteng, Mahfud Masuara bersama peserta kegiatan bertajuk Pemikiran Politik Islam Lawyers Club. FOTO: istimewa

,netiz.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, , menghadiri sekaligus menjadi pembicara utama dalam kegiatan bertajuk Pemikiran Islam Lawyers Club yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pemikiran Politik Islam, Sabtu (21/06/25), di Café Pijakan Lalove, Kota Palu.

Acara yang mengangkat tema “Demokrasi di Persimpangan : Melemah atau Menguat?” itu turut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain akademisi dari IAIN Datokarama, Ketua Provinsi , serta perwakilan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Dalam pemaparannya, Mahfud Masuara yang juga merupakan anggota Komisi I , menyoroti kondisi demokrasi di Indonesia yang dinilainya berada di titik krusial. Ia menegaskan bahwa demokrasi bisa melemah jika literasi politik terus menurun dan birokrasi tidak terbuka.

“Namun di sisi lain, demokrasi juga masih bisa diperkuat melalui tumbuhnya gerakan masyarakat sipil dan peran aktif lembaga seperti DPRD dalam mengawasi dan menyuarakan aspirasi rakyat,” ungkap Mahfud.

Ketua Perindo Sulteng itu juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam menciptakan regulasi , serta melakukan pengawasan secara kritis dan konstruktif terhadap eksekutif.

“Demokrasi sedang diuji. Apakah menguat atau melemah sangat bergantung pada keberanian kita menjaga keterbukaan, memperjuangkan partisipasi rakyat, dan menegakkan integritas,” tegasnya.

Di akhir penyampaian, Mahfud mengajak seluruh elemen, terutama mahasiswa, untuk menjadikan demokrasi bukan sekadar sistem politik, tetapi juga sebagai moral dan tanggung jawab bersama.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, akademisi, dan pegiat organisasi ini berlangsung dinamis dan penuh antusias. Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Pemikiran Politik Islam menjelaskan bahwa forum tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap dinamika politik nasional dari perspektif Islam dan demokrasi.

“Melalui forum ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga turut aktif mengawal demokrasi sesuai nilai-nilai Islam. Kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memperkuat tradisi intelektual dan budaya diskusi di kalangan mahasiswa,” tuturnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Nakhodai MIPI, Perluas Kiprah Ilmu Pemerintahan hingga Pelosok Daerah

17 Januari 2026 - 21:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Kapal Pelni Diminta Kembali ke Donggala, DPRD Tegaskan Dukungan Penuh

17 Januari 2026 - 20:39

Hermin

Kolaborasi UGM–Kagama Diharapkan Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

17 Januari 2026 - 20:11

KAGAMA SULTENG

Anwar Hafid Resmi Pimpin MIPI, Dorong Penguatan Ilmu Pemerintahan Berbasis Daerah

17 Januari 2026 - 19:41

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Pertanahan Donggala Dorong Kepastian Hukum Lewat Koordinasi Sengketa Sertipikat

17 Januari 2026 - 06:04

Pertanahan Donggala

Anwar Hafid Dorong Sigi Jadi Sentra Budidaya Ikan Air Tawar

16 Januari 2026 - 14:12

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah