MADRID, NETIZ – Bintang Argentina Julian Alvarez menjadi pusat perhatian bursa transfer musim panas setelah tampil impresif di Piala Dunia 2026. Meski gagal membawa timnya juara di partai final, saga Transfer Julian Alvarez kini memicu ketegangan antara Atletico Madrid dengan dua raksasa Spanyol lainnya, Barcelona dan Real Madrid.
Real Madrid dilaporkan telah mengajukan tawaran fantastis sebesar 150 juta euro atau setara Rp2,6 triliun untuk memboyong penyerang berjuluk El Arana tersebut. Sementara itu, Barcelona juga tidak ketinggalan dengan menyodorkan proposal senilai 100 juta euro demi memperkuat lini serang mereka pada musim mendatang.
Namun, manajemen Atletico Madrid bersikap sangat tegas dengan menolak semua tawaran yang masuk ke meja mereka. Los Colchoneros memagari sang pemain dengan klausul rilis selangit mencapai 500 juta euro atau sekitar Rp8,7 triliun untuk menghalangi kepergiannya dari Stadion Metropolitano.
Julian Alvarez secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mencari tantangan baru setelah pembicaraan internal dengan pihak klub tidak menemui titik temu. Situasi Transfer Julian Alvarez ini memicu kemarahan sebagian pendukung Atletico Madrid yang mulai melabeli pemain tersebut sebagai pengkhianat karena ingin hengkang lebih awal.
“Saya sudah berbicara dengan Atletico. Saya pikir yang terbaik untuk semua pihak adalah saya pergi. Saya ingin mewujudkan mimpi saya,” kata Julian Alvarez, Penyerang Atletico Madrid.
Pihak klub pemilik tetap bersikukuh bahwa aset berharga mereka tidak akan dijual dalam waktu dekat. Presiden klub menegaskan komitmennya untuk mempertahankan komposisi skuad guna menghadapi persaingan ketat di liga domestik dan kompetisi Eropa musim depan.
“Julian Alvarez adalah pemain Atletico Madrid dan akan tetap menjadi pemain Atletico Madrid,” kata Enrique Cerezo, Presiden Atletico Madrid.
Barcelona sebagai salah satu peminat utama menyatakan bahwa tawaran mereka memiliki batasan waktu tertentu. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kesepakatan meskipun sang pemain sudah menunjukkan sinyal kuat untuk meninggalkan ibu kota Spanyol demi peluang bermain di klub baru. (KB/*)





