Senin, 8 Juni 2026

Perayaan Imlek 2026 di Donggala Cetak Sejarah, Pertama Kali Digelar Meriah di Kota Tua

Imlek Donggala
Atraksi tarian etnik dan barongsai memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar di kawasan Kota Tua Donggala, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Boya, Kabupaten Donggala, Minggu (08/02/26). FOTO: istimewa

DONGGALA,netiz.id — Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Kabupaten Donggala mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, perayaan Imlek digelar secara terbuka dan meriah di kawasan Kota Tua Donggala, tepatnya di sepanjang Jalan Kemakmuran, Kelurahan Boya, Minggu (08/02/26).

Ribuan warga memadati pusat Kota Banawa untuk menyaksikan rangkaian acara yang menampilkan akulturasi budaya Tionghoa dan Kaili.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Donggala, Muhammad, mengatakan perayaan Imlek perdana ini menjadi simbol kuat bahwa Donggala adalah rumah bagi keberagaman budaya.

“Malam ini Kabupaten Donggala membuktikan diri sebagai rumah keberagaman. Perayaan Imlek 2026 ini bukan sekadar perayaan etnis, tetapi momentum mempererat akulturasi budaya Tionghoa dan Kaili yang telah lama hidup berdampingan di Donggala,” ujarnya.

Kegiatan bertajuk “Harmoni Dua Budaya Tionghoa–Kaili” tersebut menampilkan berbagai pertunjukan budaya seperti nyanyian etnik, atraksi barongsai, hingga pesta kembang api yang memeriahkan langit Kota Tua Donggala.

Menurut Muhammad, perayaan ini juga menjadi tonggak baru bagi pengembangan pariwisata budaya di daerah tersebut.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Donggala berkomitmen menjadikan perayaan Imlek sebagai agenda wisata tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

“Kehadiran berbagai komunitas, masyarakat, serta instansi pemerintah menunjukkan sinergi kuat untuk memajukan pariwisata Donggala,” tambahnya.

Perayaan Imlek 2026 di Donggala juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM dan tenant kuliner dilibatkan untuk meramaikan lokasi acara.

“Kami menggandeng pelaku UMKM agar dampak ekonomi dari kegiatan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, dan dimeriahkan dengan street festival, atraksi barongsai, serta pesta kembang api yang memadati kawasan pusat Kota Banawa. (KB/*)