AMERIKA SERIKAT,netiz.id – Gelandang veteran N’Golo Kanté Piala Dunia 2026 harus menerima kenyataan pahit setelah mengakhiri turnamen tanpa mengantongi satu menit pun waktu bermain. Meskipun berada dalam kondisi fisik yang prima, pemain yang membawa Prancis juara pada 2018 ini hanya menjadi penonton di bangku cadangan hingga Les Bleus tersingkir di babak semifinal. Kegagalan ini menandai akhir perjalanan emosional bagi pemain yang dikenal sebagai mesin di lini tengah tersebut.
Pelatih Didier Deschamps memilih untuk melakukan regenerasi skuad secara besar-besaran pada sektor lini tengah selama turnamen berlangsung. Langkah ini terlihat dari keputusan sang arsitek tim yang lebih mengandalkan tenaga pemain muda berbakat seperti Manu Kone dan Warren Zaire-Emery untuk mengisi daftar susunan pemain inti.
“Keputusan pelatih harus dihormati meski setiap pemain tentu ingin berkontribusi langsung di lapangan hijau,” kata N’Golo Kanté, Gelandang Timnas Prancis.
Statistik menunjukkan bahwa N’Golo Kanté Piala Dunia 2026 sebenarnya tidak mengalami kendala cedera selama masa pemusatan latihan. Namun strategi Deschamps yang sangat fokus pada masa depan membuat mantan bintang Chelsea tersebut kehilangan kesempatan untuk menambah catatan penampilannya di panggung dunia.
Prancis akhirnya harus angkat koper setelah kalah tipis 2-0 dari Spanyol di Semifinal pada Rabu (15/07/26). Hasil ini memastikan pencapaian N’Golo Kanté Piala Dunia 2026 tetap nol menit, sebuah ironi bagi pemain yang pernah menjadi aktor kunci kesuksesan Prancis di Rusia pada 15/07/2018 silam.
Karier gemilang sang gelandang kini menghadapi tanda tanya besar mengenai masa depannya di level internasional pasca turnamen. Federasi sepak bola dunia FIFA mencatat bahwa transisi generasi dalam skuad Prancis memang menjadi tema utama yang diambil Deschamps sepanjang kompetisi di Amerika Serikat. (KB/*)





