MOROWALI,netiz.id – Komitmen Indonesia Huabao Industrial Park (Huabao) atau PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan industri berbuah manis. Perusahaan tersebut berhasil meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 Bintang Tiga pada ajang Top CSR Awards yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta Selatan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Huabao dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Predikat Bintang Tiga diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki program CSR unggulan, tata kelola yang baik, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Departemen External Huabao Indonesia, Zheng Yong, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat di sekitar kawasan industri.
“CSR bagi kami bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari keberlanjutan operasi perusahaan. Fokus kami ada pada ketahanan pangan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (13/06/26).
Sepanjang tahun 2026, Huabao secara konsisten menjalankan berbagai program CSR yang mencakup enam pilar utama, yakni pendidikan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, keagamaan, lingkungan, dan kesehatan.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah penyaluran 21 ekor sapi kurban kepada 12 desa di sekitar kawasan industri pada momentum Hari Raya Iduladha 2026. Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan warga desa.
Penyaluran hewan kurban dilakukan secara transparan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh agama setempat sehingga bantuan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.
Di sektor pendidikan, Huabao bekerja sama dengan Aliansi Pewarta Labua (APL) Morowali menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar bagi 50 pelajar SMA. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Gedung Serbaguna Desa Tondo itu membekali peserta dengan keterampilan menulis berita, etika media, literasi digital, hingga praktik peliputan lapangan.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kritis, kreatif, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan menghasilkan konten positif untuk mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Huabao juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui pembagian 300 paket sembako kepada warga di Desa Tondo, Desa Topogaro, dan Desa Ambunu. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu keluarga prasejahtera sekaligus mengurangi dampak tekanan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara door to door bersama perangkat desa guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah desa dan masyarakat setempat turut mengapresiasi pendekatan kolaboratif yang diterapkan Huabao dalam menjalankan berbagai program CSR.
“Huabao selalu berkoordinasi dengan kami sebelum menjalankan program. Hasilnya tepat sasaran dan minim konflik. Kami berharap pola kolaboratif seperti ini terus dipertahankan,” ujar salah seorang perwakilan pemerintah desa.
Huabao menegaskan seluruh program CSR dijalankan berdasarkan prinsip 4P, yakni Proper, Professional, Proportional, dan Partnership. Selain itu, perusahaan juga membuka kanal pengaduan dan evaluasi publik melalui tim External Relations guna memastikan seluruh program berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui berbagai program tersebut, Huabao tidak hanya berfokus pada pengembangan industri, tetapi juga berupaya menjadi mitra pembangunan yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Morowali. (KB/*)





