Senin, 8 Juni 2026
Berita  

Gerakan Pangan Murah 2026 Digelar di Sulteng, Anwar Hafid Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idulfitri

Ketua TP PKK Sulteng
Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah berdialog dengan warga saat kegiatan Gerakan Pangan Murah jelang Idulfitri 2026 di Kota Palu. FOTO: Biro Adpim Pemprov Sulteng

PALU,netiz.idPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini berlangsung mulai 4 hingga 11 Maret 2026 dan menyasar delapan titik kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Gerakan Pangan Murah 2026 diawali di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Kecamatan Palu Selatan, Rabu (04/03/26). Kegiatan kemudian berlanjut di Lapangan Bola Persma, Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara, Jumat (06/03/26), serta di halaman Kantor Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Senin (09/03/26).

Puncak kegiatan dilaksanakan serentak pada Rabu (11/03/26) di sejumlah wilayah, di antaranya halaman Kantor TVRI Palu (wilayah Palu Timur), Kabupaten Sigi, Donggala, Tolitoli, dan Buol.

Dalam program Gerakan Pangan Murah Sulteng 2026 ini, masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, hingga komoditas strategis lainnya dengan harga di bawah pasar.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah.

“Menjelang Idulfitri, permintaan bahan pangan meningkat. Pemerintah hadir melalui Gerakan Pangan Murah untuk memastikan pasokan aman dan harga tetap terjangkau,” ujar Anwar Hafid.

Program ini merupakan hasil sinergi Pemprov Sulawesi Tengah bersama Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga pangan serta memperkuat daya beli masyarakat menjelang Idulfitri 2026.

Dengan pelaksanaan di berbagai kabupaten dan kota, GPM Sulawesi Tengah diharapkan mampu menekan lonjakan harga sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (KB/*)